Mojokerto.lensaindo.id – Pendidikan politik Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto berlangsung meriah dan penuh energi di Den–Bei Resto & Café, Pungging, Minggu (30/11). Kegiatan yang dihadiri 157 kader dari tiga kecamatan di Dapil 1—Pungging, Mojosari, dan Ngoro—dibuka dengan laporan antusias dari Jaswadi, Ketua Panitia sekaligus Ketua DPAC Demokrat Pungging.
Dalam pemaparannya, Jaswadi menegaskan arah perjuangan Demokrat ke depan.
“Saat ini Demokrat punya dua kursi di Dapil 1, yaitu Fara Diba Izza Mazidah dan Hafifuddin. Tahun 2029 target kami tiga kursi dengan tambahan Hj. Juma’ati. Kami ingin Dapil 1 menjadi barometer kemenangan Demokrat,” ucapnya yang langsung disambut tepuk tangan kader.
Mengusung tema “Penguatan Kader dalam Meneladani Kepemimpinan Visioner SBY, Menguatkan Semangat Muda AHY Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini diprakarsai BPOKK DPC Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto sebagai agenda penguatan internal partai.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto, H. Mokhammad Soleh, S.Sos, menegaskan bahwa pendidikan politik merupakan fondasi penting dalam membangun struktur partai yang kuat dan kader yang siap berkompetisi.
“Kader Demokrat harus memahami nilai perjuangan, meneladani kepemimpinan Pak SBY, dan bergerak dengan energi perubahan Mas AHY,” tegasnya.
Sesi berikutnya diisi Kepala BPOKK DPC, Filla Utomo, yang memaparkan rekam jejak kebijakan pro-rakyat era Presiden SBY.
“BLT, PKH, PNPM, hingga lahirnya UU Desa yang menghasilkan Dana Desa Rp 1 miliar per tahun adalah bukti nyata gagasan SBY membela rakyat. Demokrat selalu menghadirkan solusi,” ujarnya.
Kesaksian pengalaman langsung juga disampaikan Hj. Juma’ati, S.H., senior Demokrat dan mantan anggota DPRD tiga periode.
“Program SBY terbukti pro-rakyat, salah satunya pengangkatan guru menjadi PNS karena beliau sangat memprioritaskan pendidikan. Saya menyaksikan itu sendiri,” tutur Juma’ati.
Ia sekaligus memberi apresiasi terhadap kepemimpinan AHY.
“AHY itu ganteng, cerdas, dan berwibawa. ‘Muda adalah Kekuatan’ itu nyata. Mari kita kenalkan bahwa AHY bukan hanya milik kader Demokrat, tapi milik rakyat Indonesia.”
Acara ditutup dengan yel-yel penuh semangat.
“Demokrat!” seru MC.
“Siap!” jawab peserta.
“Demokrat!”
“Setia!”
“Demokrat!”
“Jaya, jaya, jaya!”
Dengan gema semangat itu, Demokrat Mojokerto menegaskan komitmen mencetak kader solid, militan, dan siap mengamankan target politik pada kontestasi 2029.(erick)


















