banner 325x300

Desa Dlanggu Gelar Karnaval Budaya, Warga Tampil dengan Aneka Busana Adat

Kepala desa dlanggu dan perangkat ikut memeriahkan karnaval budaya.(erick)
banner 120x600

Mojokerto,lensaindo.id – Jalanan Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, berubah menjadi lautan warna saat warga menggelar karnaval budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 81.

Pemerintah Desa Dlanggu melibatkan seluruh warga dalam karnaval tersebut. Sejak siang, berbagai kelompok peserta dari masing-masing RT mulai memadati kawasan depan Balai Desa Dlanggu dengan mengenakan beragam pakaian adat dan kostum bernuansa budaya Nusantara.

banner 325x300

Karnaval dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dari depan Balai Desa Dlanggu. Para peserta kemudian berjalan menyusuri rute yang telah ditentukan sebelum mengakhiri perjalanan di Lapangan Desa Dlanggu.

Karnaval budaya desa dlanggu tampak meriah dengan adanya naga yang ikut keliling melalui rute yang sudah ditentukan.(foto:erick)

Suasana semakin semarak karena setiap RT menampilkan konsep dan budaya yang berbeda. Aneka busana adat dari berbagai daerah di Indonesia mewarnai barisan peserta, menciptakan pemandangan penuh warna sekaligus menarik perhatian warga yang menyaksikan di sepanjang rute.

Tidak hanya mengenakan pakaian adat, para peserta juga menampilkan berbagai kreasi untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan. Sorak-sorai warga mengiringi perjalanan peserta hingga mencapai garis akhir di Lapangan Desa Dlanggu.

Kepala Desa Dlanggu, Mukhammad Nurhuda, mengatakan karnaval budaya tersebut menjadi salah satu cara untuk mengajak masyarakat merayakan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan tanpa meninggalkan nilai persatuan dan kebersamaan.

Menurutnya, keberagaman busana dan budaya yang ditampilkan warga menjadi gambaran bahwa perbedaan justru dapat menjadi kekuatan untuk menyatukan masyarakat.

“Karnaval ini bukan sekadar kegiatan hiburan atau pawai semata. Kami ingin mengajak seluruh warga untuk merasakan semangat kemerdekaan melalui kebersamaan. Beragam budaya dan adat yang ditampilkan hari ini menjadi simbol bahwa meskipun kita berbeda, kita tetap satu dalam semangat persatuan Indonesia,” kata Mukhammad Nurhuda kepada wartawan lensaindo.id Minggu (30/8/26).

Ia mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan seluruh warga menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih kuat di Desa Dlanggu.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, warga ikut terlibat dan menunjukkan kreativitasnya masing-masing. Inilah yang kami harapkan, peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan warga,” ujarnya.

Nurhuda berharap kegiatan seperti karnaval budaya dapat terus menjadi wadah bagi masyarakat untuk menjaga kecintaan terhadap budaya sekaligus memperkuat rasa nasionalisme.

“Semoga semangat kebersamaan yang terlihat dalam karnaval ini tidak hanya muncul saat peringatan kemerdekaan. Kami berharap kekompakan dan gotong royong warga terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun Desa Dlanggu,” pungkasnya.

Karnaval budaya tersebut pun menjadi salah satu puncak kemeriahan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Desa Dlanggu. Perpaduan busana adat, kreativitas warga, dan semangat kebersamaan membuat perayaan kemerdekaan tahun ini berlangsung meriah dan penuh warna.(erick)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *