Mojokerto,lensaindo.id – Delapan pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto memulai pekan ini dengan kabar membanggakan. Di tengah apel pagi yang berlangsung khidmat, Senin (23/2/26), mereka resmi menerima kenaikan pangkat hasil dari kerja keras, peningkatan kompetensi, dan dedikasi yang konsisten.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, memimpin langsung prosesi penyematan pangkat sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat secara simbolis di hadapan seluruh jajaran. Suasana apel pun berubah menjadi momentum apresiasi terbuka atas capaian para pegawai.
Tujuh pegawai naik dari Golongan II ke Golongan III setelah lulus penyetaraan ijazah Strata 1 (S1). Sementara satu pegawai lainnya memperoleh kenaikan dari Golongan III/a menjadi III/b. Capaian tersebut menandai komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas diri dan kapasitas profesional.
Rudi menegaskan, kenaikan pangkat bukan sekadar formalitas administratif atau simbol prestise. Di balik itu, ada tanggung jawab yang semakin besar.
“Kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas. Tapi ini juga amanah. Semakin tinggi golongan, semakin tinggi pula standar integritas, disiplin, dan kualitas kerja yang harus ditunjukkan,” tegasnya.
Ia juga mendorong seluruh jajaran agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, budaya belajar dan pengembangan diri harus terus dijaga agar pelayanan pemasyarakatan semakin profesional dan humanis.
Apel pagi tersebut tidak hanya menjadi momen kebanggaan bagi delapan pegawai yang naik pangkat, tetapi juga menjadi suntikan motivasi bagi seluruh personel. Lapas Mojokerto ingin memastikan setiap pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, selama disertai komitmen dan kerja nyata.
Dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Lapas Mojokerto menegaskan langkahnya membangun institusi pemasyarakatan yang adaptif, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.(erick)

















