Diduga Dipicu Miras, Tabrakan RX-King dan Vario di Trowulan Tewaskan Dua Remaja

Kondisi sepeda motor RX King setelah terlibat kecelakaan di Jln raya lengkong, trowulan.(foto:wag)
banner 120x600
banner 468x60

Mojokerto,lensaindo.id – Dua nyawa melayang dalam kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Yamaha RX-King dan Honda Vario di wilayah Mojokerto. Polisi kini mendalami dugaan pengaruh minuman keras yang disebut-sebut menjadi pemicu insiden tragis tersebut.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Raya Lengkong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (21/2/26) dini hari. Benturan keras di jalur utama tersebut membuat dua pengendara tak terselamatkan, sementara satu korban lainnya kritis.

banner 325x300

Korban meninggal dunia diketahui bernama Fransisco Arya Rosrizaldi (22), warga Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Arya merupakan pengendara Yamaha RX-King.

Korban tewas lainnya, Reza Aditya Pratama (16), warga Dusun Gambuhan, Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, yang saat itu berstatus sebagai penumpang Honda Vario.

Sementara itu, Yossy, pengemudi Honda Vario yang juga warga Desa Modongan, mengalami luka berat dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr Wahidin Soediro Husodo, Kota Mojokerto. Kondisinya dilaporkan kritis akibat luka serius yang dideritanya.

Fikri, salah satu saksi mata di lokasi kejadian, menuturkan kecelakaan bermula saat Yamaha RX-King melaju dari arah selatan ke utara dan berusaha mendahului sebuah truk tangki. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Honda Vario.

“RX-King melaju dari selatan ke utara. Saat mendahului, motor itu oleng dan masuk ke jalur berlawanan lalu bertabrakan dengan Vario. Pengendaranya terlihat seperti dalam kondisi mabuk,” ujar Fikri.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Beni Hermawan, membenarkan adanya dua korban meninggal dunia dan satu korban luka berat dalam kecelakaan tersebut.

“Dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat,” kata Beni kepada wartawan.

Terkait dugaan pengaruh minuman keras, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis. “Untuk memastikan apakah pengendara dalam kondisi mabuk atau tidak, kami menunggu hasil dari tim medis,” tegasnya.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk tidak mengemudi dalam kondisi tidak fit, apalagi setelah mengonsumsi minuman keras.(erick)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *