Diduga Keracunan Makanan Program MBG, Puluhan Pelajar Jalani Perawatan Medis

Puluhan Pelajar di kutorejo diduga keracunan setalah menyantap soto menu makan bergizi gratis.(foto:istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

Mojokerto,lensaindo.id – Aktivitas pelayanan di UPT Puskesmas Gondang mendadak meningkat Sabtu (10/1/26) Pagi. Sedikitnya 17 pelajar asal Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, harus mendapatkan perawatan medis setelah mengalami keluhan kesehatan yang diduga akibat keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para pelajar tersebut tiba secara bertahap di puskesmas mulai sekitar pukul 09.30 WIB hingga 10.00 WIB. Mayoritas pasien mengeluhkan gejala serupa, seperti muntah, diare, dan pusing, tak lama setelah mengonsumsi menu soto ayam yang dibagikan dalam program tersebut.

banner 325x300

Kepala UPT Puskesmas Gondang, dr. Rohmatun Naja, membenarkan adanya laporan dugaan keracunan massal yang melibatkan pelajar. Ia menyebut seluruh pasien langsung ditangani oleh petugas medis begitu tiba di fasilitas kesehatan.

“Benar, ada dugaan keracunan. Pasien mulai masuk sekitar pukul 09.30 sampai 10.00 WIB,” ujar dr. Rohmatun saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, seluruh pelajar yang datang langsung ditempatkan di ruang perawatan untuk dilakukan observasi dan stabilisasi kondisi. Hingga saat ini, fokus utama petugas masih pada penanganan kesehatan korban.

Menurut dr. Rohmatun, para pelajar tersebut diketahui berasal dari wilayah Kutorejo dan terafiliasi dengan salah satu yayasan pendidikan. Namun, pihak puskesmas masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait identitas sekolah maupun jenjang pendidikan para korban.

“Identitas lengkap masih kami pastikan. Yang terpenting saat ini adalah penanganan medisnya. Gejalanya didominasi muntah, sebagian diare dan pusing,” jelasnya.

Para pasien terdiri dari pelajar laki-laki dan perempuan, didampingi oleh ustadzah dari lembaga terkait. Pihak puskesmas memastikan akan menyampaikan informasi lanjutan setelah proses pendataan dan identifikasi selesai dilakukan.

“Nanti data lengkap akan kami sampaikan setelah semuanya teridentifikasi,” pungkasnya.(erick)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *