Mojokerto,lensaindo.id– Warga Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengambang di aliran Sungai Brantas, tepatnya di kawasan DAM Sipon, Minggu (25/1/26).
Mayat tersebut pertama kali terlihat sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya, warga yang melintas mengira benda mengapung itu hanyalah boneka. Namun setelah didekati, dugaan itu berubah menjadi kepanikan saat diketahui sosok tersebut merupakan jasad manusia.
Korban ditemukan hanya mengenakan kaos hitam tanpa celana. Jasadnya tersangkut di pusaran air DAM Sipon yang memiliki arus cukup deras serta dipenuhi batang-batang pohon, membuat tubuh korban terombang-ambing dan sulit dievakuasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait temuan mayat tersebut dan langsung bergerak cepat ke lokasi.
Menindaklanjuti laporan itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Mojokerto, Polsek setempat, Koramil, relawan FPRB Kabupaten Mojokerto, petugas Inafis, serta warga sekitar diterjunkan untuk melakukan proses evakuasi.
“Arus Sungai Brantas cukup deras sehingga proses evakuasi membutuhkan kehati-hatian. Namun, berkat kerja sama seluruh tim, jasad korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.00 WIB,” ujar Abdul Khakim.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak berwenang masih mendalami identitas korban sekaligus penyebab pasti kematiannya.(erick)


















