Mojokerto,lensaindo.id – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto menghadirkan suasana religius melalui kegiatan Pondok Ramadhan yang digelar bersama PCNU Kabupaten Mojokerto, Jumat (20/2/26). Program ini menjadi bagian dari pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar memanfaatkan momentum bulan suci sebagai ajang introspeksi dan perubahan diri.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Mojokerto itu diikuti para WBP dengan penuh kekhusyukan. Mereka menyimak tausiyah yang menekankan pentingnya memperbanyak amal ibadah, memperbaiki akhlak, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT selama Ramadan.
Dalam ceramahnya, perwakilan PCNU Kabupaten Mojokerto mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Ramadan disebut sebagai waktu yang tepat untuk memulai hijrah, termasuk bagi para WBP yang tengah menjalani masa pembinaan.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. Ia menegaskan komitmen lapas dalam menghadirkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.
“Pondok Ramadgan ini kami jadikan ruang pembelajaran sekaligus refleksi. Kami ingin Warga Binaan memperdalam ilmu agama dan menyiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Rudi menambahkan, pembinaan spiritual memegang peran penting dalam proses pemasyarakatan. Menurutnya, perubahan sikap dan peningkatan kualitas ibadah menjadi bekal utama bagi para WBP, tidak hanya untuk kehidupan dunia, tetapi juga akhirat.
Salah satu WBP berinisial J mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut. Ia mengaku lebih tenang dan termotivasi setelah mengikuti tausiyah. “Saya diingatkan bahwa masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri dan menyiapkan amal sebagai bekal nanti,” katanya.
Melalui Pondok Ramadhan ini, Lapas Mojokerto berharap semangat ibadah dan kesadaran spiritual para WBP semakin tumbuh. Sinergi bersama PCNU Kabupaten Mojokerto pun diharapkan terus berlanjut guna memperkuat pembinaan yang humanis, religius, dan berorientasi pada perubahan nyata.(erick)


















