Mojokerto,lensaindo.id – Suasana berbeda terlihat di Lapas Kelas IIB Mojokerto pada Rabu (26/11/25). Lapangan blok tahanan berubah menjadi panggung kreatif ketika ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) tampil percaya diri dalam lomba fashion show dan tasyakuran untuk memperingati Hari Pahlawan serta Hari Bakti Kemenkumham Ke-1.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tamu penting, termasuk Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, para Kepala UPT korwil Bojonegoro, Tenaga Ahli Pemprov Jatim Rindahwati, Ketua PWI Mojokerto Raya, serta para jurnalis dari berbagai media.
Kalapas Mojokerto Rudi Kristiawan membuka acara dengan menegaskan bahwa kreativitas dan kebersamaan menjadi pilar penting dalam pembinaan mental serta pembentukan karakter WBP. Ia mengapresiasi dukungan semua pihak yang selama ini membantu meningkatkan produktivitas warga binaan.
Dalam sambutannya, Kakanwil Ditjenpas Jatim, Kadiyono, menekankan pentingnya menciptakan suasana pembinaan yang aman, kondusif, dan humanis. Ia juga mengapresiasi kreativitas para WBP sebagai wujud pembinaan kepribadian yang semakin positif.
Suasana mencair ketika seluruh tamu undangan dan pejabat menikmati es teh juragan bersama para WBP. Momen sederhana namun sarat makna itu menjadi simbol keakraban serta pendekatan pembinaan yang lebih menyentuh sisi kemanusiaan.
Lomba fashion show menjadi puncak perhatian. Para WBP menampilkan kostum hasil kreasi sendiri dengan tema beragam, mulai dari kepahlawanan hingga seni budaya. Sorakan meriah dari sesama penghuni blok turut memompa semangat mereka saat melenggang di atas panggung.
Panitia kemudian menyeleksi 10 kamar terbaik untuk tampil pada sesi penilaian final. Penjurian dilakukan oleh perwakilan PWI Mojokerto Raya dengan menilai aspek kreativitas, tema, pesan moral, hingga performa panggung.
Di sela acara, panitia membagikan doorprize berupa voucher Rp100.000 kepada 10 WBP beruntung yang dipilih secara acak. Suasana pun pecah oleh sorakan antusias para peserta.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah aksi humor WBP berjuluk “Ratu” yang sukses mengundang tawa seluruh tamu undangan dan peserta.
Memasuki sesi pengumuman, panitia menetapkan juara 1, 2, dan 3 dengan hadiah masing-masing Rp1.000.000, Rp750.000, dan Rp500.000. Tepuk tangan riuh langsung menggema saat para pemenang maju ke depan panggung.
Acara berlanjut dengan flashmob bersama antara WBP dan petugas, menambah keseruan dan menunjukkan kekompakan dua pihak dalam suasana penuh energi positif.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tasyakuran. Kakanwil Ditjenpas Jatim memotong tumpeng didampingi para Kepala UPT sebagai bentuk ungkapan syukur atas kelancaran kegiatan dan situasi Lapas yang tetap aman.
Para tamu, petugas, dan WBP bersama-sama menikmati hidangan tasyakuran yang diiringi lantunan lagu dangdut klasik. Kehangatan dan rasa kekeluargaan terasa kuat hingga akhir acara, mencerminkan semangat pembinaan positif yang terus dikembangkan di Lapas Mojokerto.(erick)

















