Polres Mojokerto Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Inilah 9 Sasarannya

Polres mojokerto gelar apel pasukan gabungan operasi semeru 2026.(istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

Mojokerto,lensaindo.id – Polres Mojokerto resmi memulai langkah besar menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dengan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026. Apel tersebut berlangsung di halaman Mapolres Mojokerto, Senin (2/2/26), sebagai penanda dimulainya operasi terpadu yang menitikberatkan pada keselamatan pengguna jalan.

Apel dipimpin Wakapolres Mojokerto, Kompol Ris Andrian Yudo Nugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., mewakili Kapolres Mojokerto AKBP Dr. (C) Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si. Kegiatan ini melibatkan unsur lintas sektor sebagai wujud sinergi dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Mojokerto.

banner 325x300

Operasi Keselamatan Semeru 2026 akan digelar selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Dalam pelaksanaannya, operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang dibarengi penegakan hukum secara humanis. Tujuannya tidak hanya menurunkan angka pelanggaran, tetapi juga menekan fatalitas kecelakaan serta meningkatkan disiplin masyarakat di jalan raya.

Dalam amanat yang dibacakannya, Wakapolres Mojokerto menyampaikan pesan Kapolres Mojokerto sekaligus arahan Kapolda Jawa Timur. Penekanan diberikan pada pentingnya sinergitas antarinstansi, profesionalisme personel, serta pelayanan yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.

Sebagai simbol dimulainya operasi, pimpinan apel melakukan penyematan pita Operasi Keselamatan Semeru 2026 kepada perwakilan personel. Apel ini turut dihadiri perwakilan Bupati Mojokerto, unsur TNI, Dinas Perhubungan Kabupaten Mojokerto, Pejabat Utama Polres Mojokerto, serta personel yang terlibat langsung dalam operasi.

Selama operasi berlangsung, petugas akan memfokuskan pengawasan dan penindakan pada sembilan sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas. Sasaran tersebut meliputi pengendara di bawah umur, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, melawan arus, tidak menggunakan helm standar, hingga penggunaan ponsel saat berkendara.

Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Mojokerto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pengguna jalan serta menurunkan angka kecelakaan, khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dengan selalu mematuhi aturan di jalan raya, karena keselamatan adalah prioritas bersama,” imbau Wakapolres Mojokerto.(erick)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *