Mojokerto,lensaindo.id – Membangun generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan ruang kelas. Kesadaran hukum, kedisiplinan, dan karakter yang kuat juga harus ditanamkan sejak dini. Berangkat dari semangat itu, Polres Mojokerto Kota terus menggencarkan program Police Go to School dengan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk menyapa sekaligus memberikan edukasi kepada para pelajar.
Program yang menjadi agenda rutin setiap Senin tersebut menghadirkan Kapolres Mojokerto Kota, Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), hingga Kapolsek jajaran sebagai pembina upacara di berbagai sekolah. Kehadiran polisi di tengah lingkungan pendidikan menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan pelajar sekaligus menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Iptu Suhartanto, mengatakan program tersebut merupakan implementasi arahan Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto dalam mewujudkan Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis melalui edukasi kepada generasi muda.
“Melalui program Police Go to School, kami ingin membangun kedekatan antara Polri dengan dunia pendidikan. Harapannya, para pelajar memiliki kesadaran hukum, disiplin, serta budaya tertib sejak usia dini,” ujar Iptu Suhartanto, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, dalam setiap kunjungan, personel Polres Mojokerto Kota tidak hanya bertindak sebagai pembina upacara, tetapi juga memberikan pembekalan mengenai berbagai persoalan yang kerap mengancam masa depan remaja.
Para siswa diajak menjauhi penyalahgunaan minuman keras dan narkoba, menghindari pergaulan bebas, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Selain itu, pelajar juga diingatkan agar lebih bijak menggunakan media sosial. Mereka diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks, serta selalu mematuhi tata tertib sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter yang disiplin dan bertanggung jawab.
“Kami juga mengingatkan bahwa fondasi utama dalam kehidupan adalah ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kami mengajak seluruh pelajar untuk senantiasa menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing sebagai bekal membangun karakter yang baik,” jelasnya.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari dunia pendidikan. Kepala SMA Negeri 1 Dawarblandong, Edy Sucahyono, S.Psi., S.Pd., M.A.P., menilai kehadiran polisi di sekolah memberikan manfaat nyata bagi para siswa.
Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan sekolah menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin, taat hukum, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Kami sangat mengapresiasi program Police Go to School yang digagas Polres Mojokerto Kota. Kehadiran anggota Polri sebagai pembina upacara sekaligus memberikan edukasi kamtibmas sangat bermanfaat bagi peserta didik,” ungkap Edy.
Ia menambahkan, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi generasi muda saat ini. Edukasi mengenai bahaya narkoba, etika bermedia sosial, hingga pentingnya kedisiplinan menjadi bekal penting agar siswa mampu mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program yang dilaksanakan secara berkelanjutan tersebut, Polres Mojokerto Kota berharap dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, berintegritas, bebas dari kenakalan remaja, serta memiliki kepedulian tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitarnya.(erick)

















