Stasiun Polisi Kenanten Resmi Beroperasi, Polres Mojokerto Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Kapolres mojokerto potong pita sebagai tanda bahwa stasiun pos polisi kenanten sudah resmi beroperasi.(foto;erick)
banner 120x600

Mojokerto,lensaindo.id – Kemacetan di Simpang Lima Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, bakal ditangani dengan pemantauan berbasis teknologi. Polres Mojokerto mulai mengoperasikan Stasiun Polisi Kenanten pada Jumat (2/10/26) sebagai pusat pemantauan lalu lintas sekaligus pelayanan cepat kepada masyarakat.

 

banner 325x300

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan, stasiun polisi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pos penjagaan. Petugas akan memanfaatkannya untuk mengevaluasi kondisi lalu lintas dan menentukan langkah rekayasa guna mengurai kepadatan kendaraan.

 

“Macet itu menjadi titik yang harus kami urai. Nah, di sinilah harapan kami dengan adanya Stasiun Polisi Kenanten ini mampu mengevaluasi secara berkala seperti apa potret dan tindakan apa yang harus dilakukan,” kata Andi.

 

Stasiun Polisi Kenanten dilengkapi kamera CCTV yang terintegrasi dengan Mahameru Quick Response (MQR) dan Google Maps. Melalui sistem tersebut, petugas dapat memantau arus kendaraan, mendeteksi antrean panjang, serta menentukan titik kemacetan secara lebih cepat.

 

Polres Mojokerto juga tengah mengkaji sejumlah opsi rekayasa lalu lintas, termasuk kemungkinan mengubah Simpang Lima Kenanten menjadi Simpang Empat. Kajian dilakukan bersama Dinas Perhubungan dengan mempertimbangkan volume kendaraan, pola pergerakan lalu lintas, serta durasi lampu pengatur jalan.

 

Andi menyebut, petugas juga dapat melakukan pengaturan lalu lintas secara manual ketika kepadatan meningkat. Langkah tersebut diharapkan membuat penanganan kemacetan lebih fleksibel sesuai kondisi di lapangan.

 

Dua fungsi kepolisian akan ditempatkan di stasiun tersebut. Personel Satlantas bertugas menangani persoalan lalu lintas, sedangkan personel Sabhara mendukung pelayanan masyarakat dan respons cepat terhadap kejadian di sekitar lokasi.

 

Polres Mojokerto turut membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas ojek online, relawan, hingga masyarakat. Lokasinya yang berdekatan dengan terminal juga diharapkan dapat mendukung aktivitas warga, termasuk sebagai tempat singgah atau titik perpindahan perjalanan.

 

Hingga saat ini, pembangunan fisik Stasiun Polisi Kenanten telah mencapai sekitar 70 persen. Sementara itu, dokumen kajian rekayasa lalu lintas masih dalam proses penyusunan dengan progres sekitar 50 persen.

 

“Ke depan tidak hanya pos polisi ini, tetapi ada ekosistem di depan. Ada traffic engineering atau rekayasanya akan dilakukan,” ujar Andi.

 

Peresmian operasional stasiun polisi tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Mojokerto, relawan, PMI, komunitas ojek online, dan sejumlah elemen masyarakat.

 

Dengan beroperasinya Stasiun Polisi Kenanten, Polres Mojokerto berharap penanganan kemacetan di kawasan tersebut dapat dilakukan lebih terukur melalui pemantauan CCTV, analisis arus kendaraan, serta pengerahan petugas secara langsung.(erick)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *