Mojokerto,lensaindo.id – Madrasah Aliyah Negeri 2 Mojokerto menggelar Akhirussanah angkatan XXIII di Gedung Astoria, Jalan Empunala, Kota Mojokerto, Sabtu (9/5/26). Dalam kegiatan itu, ratusan siswa kelas XII resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Suasana haru terlihat saat para siswa mengikuti prosesi perpisahan. Tahun ini MAN 2 Mojokerto sebenarnya meluluskan 494 siswa. Namun satu siswa meninggal dunia sehingga hanya 493 siswa yang hadir dalam acara Akhirussanah.
Humas MAN 2 Mojokerto, Ilmi Firdaus Aliyah, mengatakan konsep kegiatan perpisahan tahun ini merupakan pilihan para siswa sendiri, termasuk penentuan lokasi acara.
“Jumlah kelulusan sebenarnya 494 siswa, tetapi satu siswa meninggal dunia, jadi yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 493 siswa,” kata Ilmi kepada wartawan.
Menurutnya, pihak sekolah memberikan kebebasan kepada siswa untuk menentukan konsep Akhirussanah agar menjadi momen perpisahan yang berkesan.
“Kegiatan ini memang kemauan anak-anak sendiri, termasuk tempat pelaksanaannya mereka yang menentukan,” ujarnya.
Selain melepas siswa kelas XII, MAN 2 Mojokerto juga menyiapkan program baru untuk tahun ajaran mendatang, yakni membuka kembali kelas khusus tahfidz.
Ilmi menjelaskan program tahfidz sebenarnya pernah berjalan beberapa tahun lalu. Namun program itu sempat berhenti dan hanya tersisa dalam bentuk ekstrakurikuler.
“Rencananya tahun depan kami buka lagi kelas tahfidz. Dulu pernah ada, tapi sempat terhenti dan hanya jadi ekstrakurikuler saja,” jelasnya.
Ia mengaku sebelumnya banyak siswa ragu memilih kelas tahfidz karena bingung menentukan jurusan kuliah setelah lulus. Namun setelah mendapat penjelasan bahwa banyak perguruan tinggi menerima lulusan tahfidz, minat siswa mulai meningkat.
“Setelah kami beri pemahaman kalau lulusan tahfidz juga punya banyak peluang masuk perguruan tinggi, ternyata banyak siswa tertarik,” terangnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Mojokerto, Rahmat Basuki, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Mojokerto.
“Saya ucapkan selamat kepada para siswa yang sudah lulus. Selamat juga kepada siswa yang sudah diterima di perguruan tinggi melalui jalur SMBP, dan kita doakan untuk siswa yang masih menjalani tes masuk perguruan tinggi agar diberikan hasil terbaik,” ujar Rahmat dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para wali murid dan guru yang selama ini ikut mendampingi perjalanan siswa hingga lulus.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah hadir dan bersabar mengikuti acara ini sampai selesai. Tidak lupa kepada para guru yang telah mendampingi siswa selama tiga tahun,” katanya.
MAN 2 Mojokerto berharap seluruh siswa yang telah lulus dapat diterima di perguruan tinggi impian dan sukses di masa depan.
“Kami berharap semua siswa sukses dan nanti kalau sudah berhasil jangan melupakan almamater,” pungkas Ilmi.(erick)

















