Lapas Mojokerto Dipenuhi Asap Sate, Ribuan Tusuk Dibakar dalam Acara Sate Mandora

Lapas Mojokerto Dipenuhi Asap Sate, Ribuan Tusuk Dibakar dalam Acara Sate Mandora
banner 120x600
banner 468x60

Mojokerto,lensaindo.id – Suasana berbeda terlihat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto, Kamis (28/5/26). Aroma sate bakar memenuhi Aula Serbaguna Lapas saat ratusan warga binaan dan petugas larut dalam kegiatan bertajuk “Sate Mandora”.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 5.500 tusuk sate dibakar bersama dalam kegiatan yang dikemas penuh keakraban dan nuansa kekeluargaan tersebut. Warga binaan tampak antusias memanggang sate sambil bercanda dan saling membantu bersama petugas lapas.

banner 325x300

Nama “Sate Mandora” yang merupakan singkatan dari Mandor Penjara menjadi simbol kebersamaan antara warga binaan dan jajaran petugas di dalam lingkungan lapas.

Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, turut turun langsung membaur bersama warga binaan. Ia ikut membakar sate dan berbincang santai dengan para penghuni lapas, menciptakan suasana hangat yang jarang terlihat di balik tembok penjara.

Selain ribuan tusuk sate, panitia juga menyiapkan hidangan tongseng yang kemudian disantap bersama oleh warga binaan dan petugas dalam satu ruangan.

Kegiatan tersebut bukan sekadar acara makan bersama, melainkan bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis dalam proses pembinaan di Lapas Mojokerto.

“Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan agar tercipta hubungan yang lebih baik antara warga binaan dan petugas,” ujar Kalapas Mojokerto, Arifin Akhmad.

Menurutnya, suasana kekeluargaan dan kebersamaan penting dibangun agar warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih positif dan penuh semangat.

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana hangat dan penuh canda tawa terus terasa. Bagi warga binaan, momen sederhana tersebut menjadi pelepas rindu akan suasana kebersamaan layaknya di rumah sendiri.

Melalui kegiatan “Sate Mandora”, Lapas Mojokerto berharap semangat kebersamaan, saling menghargai, dan energi positif terus tumbuh di lingkungan lapas sebagai bagian dari proses pembinaan yang lebih humanis.(erick)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *