Mojokerto,lensaindo.id – Gerombolan sekitar 40 pengendara sepeda motor diduga menyerang sejumlah angkringan di Jalan Empunala, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Minggu (18/10/2026) dini hari. Tiga orang mengalami luka akibat serangan yang diduga menggunakan kayu dan senjata tajam. Kelompok tersebut juga diduga melakukan perusakan di lokasi lain.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP M. Kevin Ramadhan membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, tim Resmob tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan penyelidikan (lidik) untuk mengungkap identitas serta memburu para pelaku.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi di dua angkringan, yakni milik Anita Fera di dekat Gang Kedungsari, Kelurahan Gununggedangan, serta angkringan milik Mischel di samping pintu barat Pasar Burung Empunala.
Aksi penyerangan bermula sekitar pukul 03.30 WIB ketika M. Ricco Ramadani dan Alfian Tri Ainur Ridho sedang nongkrong bersama sejumlah rekannya di angkringan milik Anita Fera. Tiba-tiba, gerombolan pemotor yang diperkirakan berjumlah sekitar 40 orang datang membawa bendera atau spanduk bertuliskan “BALELO” dan “ANTI ANJAL LUTUNG”.
Kelompok tersebut kemudian diduga menyerang para pemuda yang sedang berkumpul menggunakan kayu dan senjata tajam. Serangan itu mengakibatkan Ricco mengalami luka memar di bagian punggung serta luka sayat di belakang kepala.
Sementara itu, Alfian mengalami luka sayat pada bagian pergelangan jempol kaki kanan. Akibat luka yang dideritanya, Alfian harus menjalani operasi di RS Kamar Medika.
Setelah menyerang angkringan pertama, gerombolan tersebut bergerak ke arah barat menuju angkringan milik Mischel, yang berada di samping pintu barat Pasar Burung Empunala.
Di lokasi kedua, kelompok itu diduga menyerang penjaga angkringan bernama Saiful Nurcholis. Serangan tersebut menyebabkan Saiful mengalami luka sayat pada betis kiri dan bagian atas kepala.
Aksi kekerasan itu diduga berlanjut ke angkringan di depan Bakso Bagong. Di lokasi ketiga ini, tidak ada laporan korban luka. Namun, kelompok tersebut diduga melakukan perusakan terhadap angkringan dan sepeda motor milik teman penjaga angkringan.
Polisi kini mendalami rangkaian kejadian tersebut untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dan mengungkap motif penyerangan. Tim Resmob melakukan pulbaket dan lidik guna mengumpulkan informasi serta menelusuri keberadaan para terduga pelaku.
Hingga kini, identitas para pelaku dan motif penyerangan belum dipastikan. Polisi masih mengembangkan penyelidikan berdasarkan keterangan awal dan informasi di lapangan.(erick)

















