Diduga Terlilit Hutang, Karyawan Toko Miras di Mojokerto Ditemukan Meninggal dan Tinggalkan Sepucuk Surat

petugas dan relawan evakuasi mayat karyawan toko miras di mojokerto.(foto:istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

Mojokerto,lensaindo.id – Seorang pria yang bekerja di toko minuman beralkohol (miras) Second Shop di Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, ditemukan meninggal dunia di tempat kerjanya, Rabu (3/6/2026) pagi.

Penemuan itu membuat warga sekitar geger. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

banner 325x300

Korban ditemukan di area tangga dalam bangunan toko yang berada di Jalan Wijaya Kusuma Nomor 28. Hingga kini, polisi masih belum mengungkap identitas korban kepada publik.

Kapolsek Puri AKP Sutakat mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pagi hari dan segera menerjunkan petugas ke lokasi.

“Korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 07.00 WIB,” kata Sutakat kepada wartawan.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan sebuah surat yang diduga ditulis korban sebelum meninggal dunia. Surat tersebut kini diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Ditemukan surat yang berisi persoalan keluarga dan masalah utang yang dialami korban,” ujarnya.

Temuan surat itu menjadi salah satu petunjuk yang sedang didalami penyidik. Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal.

Sementara itu, lokasi penemuan korban sempat dipadati warga yang penasaran dengan kejadian tersebut. Petugas memasang garis polisi untuk mengamankan area selama proses olah TKP berlangsung.

Usai identifikasi, jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional berat atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi keluarga, teman terpercaya, tenaga kesehatan, psikolog, atau layanan darurat setempat untuk mendapatkan bantuan.(erick)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *