Mojokerto,lensaindo.id – Asap pekat masih membumbung dari area terbuka penyimpanan waste paper di kompleks PT Sun Paper Source (SPS), Kamis (6/8/2026). Di tengah proses pendinginan yang masih berlangsung, manajemen perusahaan akhirnya angkat bicara terkait insiden kebakaran yang sempat mengundang perhatian warga di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
PT Sun Paper Source (SPS) menyatakan, hasil penelusuran awal menunjukkan titik api diduga berasal dari lahan tebu di luar area pabrik sebelum akhirnya merambat ke lokasi penyimpanan kertas bekas (waste paper) akibat tiupan angin kencang.
HR Manager PT Sun Paper Source, Josephine Ayu, mengatakan berdasarkan rekaman visual dan penelusuran awal, kobaran api pertama kali muncul dari lahan tebu yang berada di sisi fasilitas perusahaan.
“Dari penelusuran awal serta rekaman visual yang kami terima, api berasal dari lahan tebu di sebelah pabrik yang kemudian merambat karena angin kencang,” ujar Josephine.
Ia menjelaskan, api tidak sampai memasuki bangunan utama maupun area produksi perusahaan. Kebakaran hanya berdampak pada area terbuka yang digunakan sebagai lokasi penyimpanan waste paper.
Mengetahui kejadian tersebut, pihak perusahaan langsung berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk mempercepat penanganan. Sejumlah armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi guna melakukan pemadaman dan pendinginan.
Josephine menegaskan keselamatan karyawan dan masyarakat sekitar menjadi prioritas utama perusahaan selama proses penanganan berlangsung.
“Prioritas utama kami adalah keselamatan karyawan dan masyarakat sekitar. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” tegasnya.
Meski demikian, PT SPS belum menyimpulkan penyebab pasti kebakaran. Manajemen masih melakukan investigasi bersama aparat kepolisian dan instansi terkait untuk memastikan asal mula munculnya api.
“Kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh dengan bersinergi bersama aparat dan pihak-pihak terkait agar penyebab pasti kebakaran dapat diketahui secara transparan,” pungkas Josephine.
Hingga Kamis siang, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pembasahan di area terdampak untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.(erick)


















