Mojokerto,lensaindo.id — Jalanan Desa Talok, Kabupaten Mojokerto, berubah menjadi panggung budaya, Minggu (6/9/2026). Ribuan kreativitas warga tumpah dalam Talok Culture Carnival 2026 yang digelar Pemerintah Desa Talok dengan melibatkan seluruh warga desa.
Peserta karnaval tampil dengan beragam kreasi. Kesenian adat Jawa, pakaian tradisional hingga pertunjukan yang melibatkan anak-anak sekolah ikut mewarnai pawai.
Setiap peserta berjalan mengikuti rute yang telah ditentukan panitia. Mereka kemudian mengakhiri perjalanan di Lapangan Desa Talok yang menjadi titik akhir sekaligus pusat kemeriahan kegiatan.
Kepala Desa Talok, Khoirul Anwar, mengatakan seluruh warga ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Setiap RT juga mendapat kesempatan menampilkan kreativitas masing-masing.
“Ini diikuti semua warga. Setiap RT menyajikan pertunjukan yang berbeda. Total ada 19 pertunjukan dengan berbagai macam kreasi,” kata Khoirul.
Perbedaan konsep dari setiap kelompok membuat suasana karnaval semakin semarak. Warga tidak hanya mengenakan pakaian adat, tetapi juga menampilkan berbagai kesenian dan kreativitas yang mereka persiapkan untuk memeriahkan acara.
Talok Culture Carnival 2026 pun menjadi ruang bagi warga untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan. Pemerintah Desa Talok juga menjadikannya sebagai wadah untuk mengenalkan kekayaan budaya dan mendorong masyarakat, termasuk generasi muda, agar ikut menjaga serta mengembangkan kreativitas lokal.
Dengan keterlibatan seluruh warga dan beragam penampilan dari setiap RT, Talok Culture Carnival 2026 berlangsung meriah dan menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk merayakan kebersamaan melalui budaya dan kreativitas.(erick)
















