Mojokerto,lensaindo.id – Upaya menyeberang jalan berakhir tragis bagi Achmad Solikin, 60. Pengendara Honda BeAT itu tewas setelah motornya dihantam pikap di Jalan Raya Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (15/10/26) pagi.
Benturan dari samping terjadi ketika korban menyeberang dari arah selatan menuju utara. Pada saat bersamaan, sebuah pikap melaju dari barat ke timur. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Muhammad Jeepsal Putra Pratama, menjelaskan bahwa sebelum kecelakaan, Honda BeAT bernopol S 3277 NAL yang dikendarai Achmad Solikin berada di jalan gang sebelah selatan. Korban merupakan warga Dusun Kedung Kwali Mutiara, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
Sementara itu, pikap bernopol S 9802 NC yang dikemudikan Misnal, 44, warga Dusun Sumber Rejo, Desa Manggis, Kecamatan Ngancah, Kabupaten Kediri, melaju dari arah barat ke timur.
“Sesampainya di tempat kejadian kecelakaan lalu lintas, kendaraan Honda BeAT menyeberang jalan ke arah utara bersamaan dengan kendaraan pikap yang berjalan dari arah barat ke timur. Karena jarak sudah dekat, akhirnya pikap menabrak Honda BeAT dari arah samping dan terjadilah laka lantas,” jelas Ipda Jeepsal.
Benturan tersebut mengakibatkan Achmad Solikin meninggal dunia. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk penanganan lebih lanjut.
Usai menerima laporan, anggota Satlantas Polres Mojokerto mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti guna mendukung penyelidikan.
Berdasarkan keterangan awal, polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengendara Honda BeAT kurang berhati-hati saat menyeberang. Korban diduga tidak memperhatikan arus kendaraan yang melaju dari arah barat ke timur.
“Penyebab kecelakaan diduga kurang hati-hatinya atau kelalaiannya pengendara sepeda motor Honda BeAT pada saat hendak menyeberang jalan kurang memperhatikan arus lalu lintas yang berjalan dari arah barat ke timur sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.(erick)

















