Mojokerto,lensaindo.id – Sebanyak 538 siswa SMKN 1 Jetis mengikuti prosesi pembaretan di lapangan sekolah, Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para siswa untuk resmi mengenakan baret ungu sebagai salah satu ciri khas siswa SMKN 1 Jetis.
Ratusan siswa yang mengikuti pembaretan tersebut berasal dari delapan jurusan yang terbagi dalam 15 kelas. Sekolah menggelar kegiatan ini tidak sekadar sebagai prosesi simbolis, tetapi juga sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
Wakasek Kesiswaan SMKN 1 Jetis, Sigit Eko Pramono, mengatakan kegiatan pembaretan berjalan dengan baik dan menjadi tanda bahwa para peserta telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMKN 1 Jetis.
“Alhamdulillah, sore ini kegiatan pembaretan bisa berjalan dengan baik. Pembaretan ini menjadi tanda bahwa mereka sudah menjadi siswa SMK Negeri dan berhak memakai baret ungu sebagai ciri khas siswa,” ujar Sigit.
Menurutnya, sekolah ingin menanamkan sejumlah nilai penting melalui kegiatan tersebut. Di antaranya disiplin, tanggung jawab, kesetiakawanan, serta kemandirian.
“Tujuannya untuk menanamkan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, setia kawan, dan mandiri. Nilai-nilai tersebut menjadi modal bagi mereka dalam menjalani proses sebagai siswa hingga nantinya menjadi pribadi yang luar biasa,” jelasnya.
Sigit berharap nilai-nilai yang ditanamkan melalui pembaretan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ia ingin kedisiplinan dan karakter tersebut benar-benar melekat dalam kehidupan sehari-hari para siswa.
“Harapannya ke depan bukan hanya sekadar simbolis. Kedisiplinan ini harus tertanam dalam jati diri mereka dan menjadi modal untuk menghadapi masa depan,” tegasnya.
Ia menambahkan, karakter disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian diharapkan dapat membantu para siswa ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan perjalanan pendidikan dan kehidupan mereka di masa depan.
“Semoga mereka menjadi anak-anak hebat yang siap diterima di dunia kerja dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkas Sigit.(erik)
















