Pura-pura Belanja Alat Tulis, Sejoli Gasak Motor Pelajar di Mojokerto

Pelaku pencurian sepeda motor di mojokerto terekam cctv saat beraksi.(foto:cctv)
banner 120x600
banner 468x60

Mojokerto,lensaindo.id – Modus berpura-pura menjadi pembeli kembali digunakan pelaku pencurian kendaraan bermotor di Kota Mojokerto. Kali ini, sepasang pria dan wanita berhasil membawa kabur sepeda motor milik pelajar yang sedang mencetak dokumen di sebuah tempat fotokopi di Jalan Raya Cinde Baru, Kecamatan Prajuritkulon, Minggu (14/6/2026) siang.

Aksi pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV) dan berlangsung hanya dalam hitungan menit. Pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan kunci kontak masih menancap di sepeda motor saat masuk ke dalam toko.

banner 325x300

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua pelajar tersebut datang ke Dizala Fotocopy sekitar pukul 12.00 WIB untuk mencetak sejumlah dokumen. Mereka kemudian memarkir sepeda motor di depan toko sebelum masuk ke dalam dan fokus mengurus keperluan cetak.

Tanpa disadari, kunci kendaraan masih tertinggal di motor.

Di tengah aktivitas toko yang cukup ramai, datang sepasang pria dan wanita yang berpura-pura menjadi pelanggan. Wanita tersebut masuk ke dalam toko dan membeli bolpoin, sementara pria yang bersamanya menunggu di luar.

Setelah transaksi selesai, keduanya sempat meninggalkan lokasi. Namun beberapa saat kemudian mereka kembali datang. Kali ini, wanita tersebut membeli spidol dan krayon sebelum kembali keluar toko.

Tak lama berselang, pasangan tersebut langsung menjalankan aksinya. Dengan memanfaatkan situasi yang lengah, pelaku membawa kabur sepeda motor korban yang masih terparkir di depan toko dan melarikan diri ke arah selatan.

Korban baru menyadari motornya hilang setelah selesai mencetak dokumen. Mereka panik saat mendapati kendaraan yang sebelumnya diparkir di depan toko sudah tidak berada di lokasi.

Korban kemudian meminta bantuan karyawan toko untuk memeriksa rekaman CCTV.

Dari hasil pemeriksaan kamera pengawas, terlihat jelas pasangan pria dan wanita yang sebelumnya dua kali datang ke toko merupakan pelaku pencurian tersebut.

Pelayan Dizala Fotocopy, Aurellya Fadhilah Khoirunnisa (21), mengaku tidak menaruh curiga terhadap gerak-gerik pasangan itu karena saat kejadian dirinya tengah sibuk melayani pelanggan yang mencetak dokumen.

“Dari rekaman CCTV baru ketahuan kalau yang membawa kabur motor korban itu pasangan laki-laki dan perempuan yang sebelumnya membeli bolpoin lalu kembali lagi membeli spidol. Yang perempuan memakai hijab dan masker. Kami sama sekali tidak curiga karena saat itu fokus melayani pelanggan yang sedang print,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Menurut Aurellya, korban masih berstatus pelajar. Bahkan sepeda motor yang hilang diketahui bukan milik korban, melainkan kendaraan milik teman yang dipinjam untuk keperluan mencetak dokumen.

“Setahu saya motornya pinjam milik temannya. Kemarin korban juga bilang akan melaporkan kejadian ini ke polisi,” katanya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, petugas Polsek Prajuritkulon mengaku belum menerima laporan terkait kasus pencurian tersebut.

“Belum ada laporan yang masuk ke Polsek. Kemungkinan lapornya langsung ke Polres Mojokerto Kota,” ujar salah seorang petugas.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak meninggalkan kunci kontak di kendaraan meski hanya beberapa menit. Sebab, pelaku kejahatan kerap mengincar kelengahan sekecil apa pun untuk melancarkan aksinya.

Apalagi dengan modus berpura-pura menjadi pelanggan, pelaku dapat dengan mudah mengamati situasi dan memastikan target dalam kondisi aman sebelum beraksi.(erick)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *